Bercinta Teratur Dapat Menyelamatkan Pernikahan

Tahun pertama pernikahan seringkali terasa sulit bagi sebagian orang. Tak jarang para pasangan muda memilih berpisah karena tak bisa menahan cobaan yang ada. Namun ternyata, bercinta bisa menjadi jalan keluarnya.

Menghadapi masalah dalam pernikahan adalah hal yang cukup mengagetkan bagi para pengantin baru. Tak jarang masalah-masalah yang terjadi membuat emosional mereka terganggu. Tak jarang juga hal tersebut menimbulkan depresi juga stress berat.

Ternyata hal di atas bisa diatasi dengan bercinta. Fakta ini dibuktikan lewat penelitian yang dilakukan terhadap 144 pasangan pengantin baru yang dikutip dari Dailymail.

Biasanya bulan-bulan pertama, rata-rata pernikahan yang bermasalah melakukan seks sekali dalam seminggu. Namun karena keadaan emosional mereka yang tak terkontrol, jadwal itu menjadi berkurang. Alhasil, mood mereka semakin buruk dan mengakibatkan hubungan pernikahan menjadi rapuh.

Namun ketika ke-144 pasangan itu melakukan seks secara teratur, ada perbedaan besar yang terjadi. Kebahagian mulai merasuki hidup mereka. Niatan untuk berpisah pun tak lagi ada.

James McNulty dan Michelle Russell, para peneliti dari University of Tennesse menjelaskan hasil penelitiannya sebagai berikut.

"Emosi negatif akan berimbas buruk bagi sebuah hubungan pernikahan. Dengan melakukan seks secara teratur, maka akan menimbulkan rasa senang dan bahagia. Emosi yang positif memungkinkan seseorang untuk menjalin hubungan yang juga berjalan dengan baik," ujar mereka.

Jadi, jangan lupa memasukkan jadwal bercinta pada agenda Anda!

Hasrat Seks Pria Sampai Akhir Hayat

Memang benar seks merupakan bagian penting dalam kehidupan pria. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria tetap memerlukan seks sampai akhir hayatnya.

Fakta tersebut terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Zoe Hyde, seorang ilmuwan dari University of Western Australia. Penelitian tersebut diikuti oleh 2.700 responden pria dengan rentang usia antara 75 sampai 95 tahun.

Hasil dari sebuah penelitian menyatakan bahwa 30 persen pria, usia di atas 75 tahun masih aktif dalam berhubungan seks. Terdapat alasan mereka tidak melakukan hubungan seks adalah hanya karena terhalang faktor penyakit. Namun sebenarnya mereka masih memiliki hasrat yang besar dalam urusan seks.

"Usia yang tua dapat menurunkan aktivitas seksual pria. Tapi itu bukan berarti mereka kehilangan hasrat seks, karena sampai usia 95 tahun beberapa pria menganggap seks sebagai suatu kebutuhan penting," ungkap Hyde, seperti dikutip medic magic dari Reuters.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine, Hyde mengungkapkan beberapa fakta mengejutkan. Awalnya Hyde berasumsi bahwa pria yang sudah tua menjadi aseksual atau individu yang tidak butuk seks. Tapi ternyata asumsi itu salah. Setua apapun umur pria tetap menginginkan seks.

Sekitar 20 persen pria masih aktif secara seksual. Fakta lain adalah bahwa 48 persen dari semua responden masih menganggap seks itu penting, tetapi hanya 30 persen yang aktif berhubungan seks dalam setahun terakhir.

Sementara itu, 18 persen responden mengaku, keinginannya seksualnya tidak dapat terpenuhi karena berbagai faktor. Faktor yang paling dominan adalah masalah kesehatan, seperti diabetes dengan komplikasi disfungsi ereksi dan masalah prostat.

Oleh karena itu Hyde menilai, HRT� (hormone replacement therapy) dapat mengembalikan dorongan seks pada pria yang lebih tua.

Pria Tidur Setelah Berhubungan Intim

Berpelukan dan bermanja-manja setelah berhubungan seks menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi wanita. Namun, kegiatan tersebut tidak selamanya bisa dilakukan, kerap kali para pria membuat wanita kesal karena mereka langsung terlelap setelah bercinta.

Ternyata ada alasannya mengapa pria langsung terlelap usai berhubungan intim. Seperti dikutip dari stbotanica, berikut alasan pria merasa ngantuk setelah bercinta.

1. Alasan mengapa pria tidur setelah berhubungan intim adalah setelah orang kelelahan fisik akan ngantuk. Secara tekhnis, pelepasan sperma memicu pelepasan endorfin yang membuat otot menjadi rileks dan memberi sinyal ke otak untuk tidur tenang.

2. Alasan lain pria tidur setelah berhubungan seks adalah tubuh melepaskan stimulan prolaktin. Prolaktin akan membuat tubuh merasa lelah dan mengantuk. Tingkat prolaktin lebih tinggi pada pria setelah berhubungan seks.

3. Pria cenderung menahan nafas atau bernafas pendek selama berhubungan seks. Hal ini menghalangi oksigen masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan kelelahan yang membuat rasa kantuk berlebihan.

Meskipun reaksi kantuk yang tak terkandali, tapi pria bisa bertahan selama lima menit setelah berhubungan intim. Manfaatkan waktu tersebut untuk bermanja-manja dengan pasangan.